Gejala Dan Pengertian Alkaptonuria

Informasi tentang gejala dan pengertian alkaptonuria mungkin belum banyak diketahui orang bahkan terdengar asing. Alkaptonuria merupakan sebuah kelainan yang terjadi secara genetik dari orang tua. Kelainan ini sering tidak terlihat kebanyakan penderita baru merasakannya saat umur 20-30 tahun. Penyakit ini diakibatkan karena penumpukan asam homogentisat di daerah tertentu.

Penumpukan zat ini mengakibatkan beberapa bagian tubuh terlihat lebih gelap dan seringkali mengakibatkan nyeri sendi atau gangguan organ tubuh. Kondisi ini memang bisa dianggap cukup serius namun tidak akan mempengaruhi kehidupan secara drastis. Penderita alkaptonuria bisa hidup normal seperti yang lainnya namun bisa membatasi geraknya agar tidak mengalami nyeri pada sendi.

Berikut gejala alkaptonuria

Setelah membahas tentang pengertian alkaptonuria, Anda juga perlu memahami apa saja gejala dari penyakit ini. Dengan begitu maka Anda bisa langsung menanganinya dengan tepat. Sejak kecil penderita gangguan ini sudah mengalami gejalanya, namun seringkali tidak terlalu jelas. Biasanya saat bayi gejalanya berupa adanya noda hitam di popok yang digunakan.

Gejala ini akan semakin buruk seiring bertambahnya usia. Kebanyakan orang mengalami gangguan ini disekitar mata , kuku, kulit, telinga dan organ lainnya. Gejala yang muncul pada bagian tertentu akan terlihat berbeda-beda. untuk lebih jelasnya Anda bisa simak uraiannya sebagai berikut.

  • Gejala pada mata

Bagian mata bisa menjadi bagian yang paling sensitif, karena bisa berpengaruh pada saraf. Gejala gangguan ini akan terdapat noda berwarna abu atau coklat pada bagian putih mata Anda. Besarnya noda pada setiap orang biasanya akan berbeda, tergantung dari tingkatan gangguan yang dialami.

  • Gejala awal osteoarthritis

Gejala utama dari gangguan alkaptonuria adalah merasakan nyeri pada bagian tubuh. Gejala ini dirasakan saat berusia 20-30 tahun atau mendekatinya. Jika Anda mulai merasakan nyeri pada tulang punggung, bahu, lutut, panggul dan sebagainya maka bisa dipastikan Anda mengalami penumpukan zat asam homogentisat. Segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa segera teratasi.

  • Gejala pada kuku dan kulit

Gejala yang biasa terjadi pada kulit adalah perubahan warna keringat. Kemudian beberapa bagian tubuh seperti pipi, dahi dan ketiak mengalami perubahan warna. Selain itu kuku akan berubah menjadi warna biru. Jika mengalami hal tersebut maka segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  • Gejala pada telinga

Bagian telinga mungkin tidak mudah dijangkau oleh orang sehingga tidak sering diperhatikan. Namun jika tulang rawan pada bagian telinga berubah menjadi kehitaman, artinya Anda mengalami gejala alkaptonuria.

  • Gejala lainnya

Selain beberapa gejala yang sudah disebutkan, terdapat juga gejala lain yang merupakan ciri dari gangguan alkaptonuria yaitu adalah pembuluh darah terasa kaku atau lemah, mengalami kesulitan bernafas, mengalami gangguan kencing dan menimbulkan batu ginjal. Gejala ini merupakan fase yang cukup serius sehingga tidak bisa dianggap mudah dan harus segera mendapatkan penanganan ahlinya.

Demikianlah pembahasan tentang gejala dan pengertian alkaptonuria. Dengan adanya informasi ini, Anda bisa lebih memahami tentang gejala dan apa itu alkaptonuria. Jika gangguan ini bisa terdeteksi sejak dini, maka penanganannya pun akan semakin cepat. Upaya yang bisa dilakukan adalah memperlambat pertumbuhan gangguan tersebut. 

Anda perlu mengkonsumsi obat tertentu untuk bisa menekan enzim yang bisa membentuk asam homogentisat. Jika zat ini bisa diedarkan dengan merata dan tidak terjadi penumpukan, maka gangguan ini bisa teratasi. 

Selain minum obat, Anda bisa menjalani fisioterapi atau rajin berolahraga untuk mengurangi keluhannya. Memahami pengertian alkaptonuria lebih cepat membuat anda bisa segera mengetahui cara penanggulangannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*